Minggu, 12 Maret 2017

Presentasi e-learning kimia Hasil Pengembangan






pada aplikasi elearning saya, awalnya yang saya gunakan adalah elearning campus fkip unja. Disana saya awalnya sebagai mahasiswa layak seperti biasanya . materi yang saya koment pada elearing campus fkip unja mengenai  pengembangan multi media pembelajaran. Dan sebelunya kelompok saya juga telah mempost blog mengenai pengembangan ini , yakni air ajaib pada teori tekanan udara.





Lalu saya buka alamat blog saya , dan disinilah saya mulai membahas materi dan bertindak sebagai guru bagi teman teman saya dan untuk gambar nya ada dibawah ini :






















29 komentar:

  1. Berdasarkan persentase e-learning hasil pengembangan yang telah dibuat,adalah kekurangan dari e-learning tersebut?jelaskan?

    BalasHapus
    Balasan

    1. Pengajar perlu memiliki keterampilan dalam menyelenggarakan e-learning
      Pengajar perlu menyiapkan waktu untuk mengembangkan dan mengelola pembelajaran sistem e-learning, seperti mengembangkan materi, menyiapkan assesment, melakukan penilaian, serta menjawab atau memberikan pernyataan pada forum yang disampaikan oleh peserta didik.
      Pengajar perlu menyiapkan referensi digital sebagai acuan peserta didik dan referensi digital yang terintegrasi dengan pembelajaran tatap muka
      Tidak meratanya sarana dan prasarana pendukung dan rendahnya pemahaman tentang teknologi.
      Diperluken strategi pembelajaran oleh pengajar untuk memaksimalkan potensi blended learning.

      Hapus
  2. Bagaimanakah jika sebagian guru tidak menggunakan media e-learning? Apakah proses pembelajaranny akan tetap efektif?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Potensi penerapan pembelajaran dengan sistem blended learning sangat memungkinkan untuk dilaksanakan, ini seiring dengan berkembangan teknologi informasi dan komunikasi bagi dari segi menjamurnya aplikasi pendukung juga disertai dengan meratanya pemanfaatan teknologi tersebut bagi masyarakat, sehingga kekurangan-kekurangan seperti yang disebutkan di atas dapat diatasi dengan adanya kemauan yang besar dari pengajar.
      Inovasi Pembelajaran
      Model Pembelajaran
      Teknologi dalam Pembelajaran

      Hapus
  3. Apa yang membuat anda memilih aplikasi media pembelajaran ini ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. karna ini menarik untuk diterapkan kepada siswa kita

      Hapus
  4. Apakah Kelebihan dari media ini dan apakah menurut anda e-learning ini sudah cukup efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran?

    BalasHapus
    Balasan

    1. Penyampaian pembelajaran dapat dilaksanakan kapan saja dan dimana saja dengan memanfaatkan sistem jaringan internet.
      Peserta didik memiliki keleluasan untuk mempelajari materi atau bahan ajar secara mandiri dengan memanfaatkan bahan ajar yang tersimpan secara online.
      Kegiatan diskusi berlangsung secara online/offline dan berlangsung diluar jam pelajaran, kegiatan diskusi berlangsung baik antara peserta didik dengan guru maupun antara antar peserta didik itu sendiri.
      Pengajar dapat mengelola dan mengontrol pembelajaran yang dilakukan siswa diluar jam pelajaran peserta didik.
      Pengajar dapat meminta kepada peserta didik untuk mengkaji materi pelajaran sebelum pembelajaran tatap muka berlangsung dengan menyiapkan tugas-tugas pendukung.
      Target pencapaian materi-materi ajar dapat dicapai sesaui dengan target yang ditetapkan
      Pembelajaran menjadi luwes dan tidak kaku

      Hapus
  5. menurut anda apakah dengan pembelajaran e-learning ini siswa dapat lebih mudah belajar dan materi yang disampaikan dapat terserap dengan baik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. jauh (distance Learning) yang memanfaatkan teknologi komputer, jaringan komputer dan/atau Internet. E-Learning memungkinkan pembelajar untuk belajar melalui komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus secara fisik pergi mengikuti pelajaran/perkuliahan di kelas. E-Learning sering pula dipahami sebagai suatu bentuk pembelajaran berbasis web yang bisa diakses dari intranet di jaringan lokal atau internet. Sebenarnya materi e-Learning tidak harus didistribusikan secara on-line baik melalui jaringan lokal maupun internet, distribusi secara off-line menggunakan media CD/DVD pun termasuk pola e-Learning. Dalam hal ini aplikasi dan materi belajar dikembangkan sesuai kebutuhan dan didistribusikan melalui media CD/DVD, selanjutnya pembelajar dapat memanfatkan CD/DVD tersebut dan belajar di tempat di mana dia berada.

      Hapus
  6. dari e-learning yang anda buat apa saja sih kelemahan dari -learning tersebut dan bagaimana cara untuk menanggulanginya? Jelaskan

    BalasHapus
    Balasan
    1. E-Learning tidak diberikan semata-mata oleh mesin, tetapi seperti juga pembelajaran secara konvensional di kelas, e-Learning ditunjang oleh para ahli di berbagai bidang terkait.
      E-learning is the interst metode
      E-learning adala suatu proses pembelajaran yang dilakukan di SMA 1 PARE,yang menggunakan basic komputer.Metode ini menjadi suatu ciri khas tersendiri, karena dengan metode in siswa dituntut mampu menguasai program-program komputer. Selain itu dengan adanya metode seperti ini,antar siswa dapat memberikan sutu pengajaran kepada teman lainnya dengan skill yang dimilikinya dengan perantara guru.

      Kelebihan E-learning :
      1.siswa dapat lebih muda mengerjakan tugas/ulangan
      2.lebih efisien
      3.tidak boros waktu
      4.mudah dalam nengerjakan soal karena dapat melihat buku ajar
      5.ulangan/tugas dapat dikerjakan sewaktu-waktu,tapi harus sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

      Kekurangan E-learning :
      1. lepas dari pengawasa guru,siswa dapat mengerjakan soal dengan melihat buku
      2.karena kurangnya penguasaas program-program komputer ,siswa menjadi tertinggal dalam
      menerjakan tugas/soal ulangan

      Kritik dan saran tentang E-learning:
      E-learnig merupakan suatu metode pemblajaran siswa,yang dapat menjembatani siswa untuk melakukan kompetisi di dunia luar. dengan demikian saya berharap metode E-learning tidak berhenti disitu saja, tapi dapat melahirkan metode-metode baru yang dapat membantu dalam proses belajar mengajar antara siswa dengan guru.





      Hapus
  7. apakah e-learning dapat efektif jika digunakan oleh semua guru ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dengan e-learning, metode pengajaran dan pembelajaran sekolah memanfaatkan teknologi melalui media elektronik seperti komputer, laptop, netbook, atau smartphone dengan jaringan internet atau lainnya. Hal ini melibatkan peran guru dan siswa, bahkan juga para orangtua siswa untuk aktif. Seperti contoh, sekolah tidak lagi mewajibkan membeli buku pelajaran sebagai buku pegangan untuk kegiatan belajar-mengajarnya. Orangtua siswa hanya diberikan informasi beberapa judul buku yang dibutuhkan, beserta penulis dan penerbitnya. Orangtua siswa dituntut untuk aktif, mencari sendiri buku-buku tersebut dengan diperbolehkan membeli buku pada toko buku atau hanya mengunggah (download) buku sekolah elektronik (bse) pada internet.



      E-learning tidak hanya berlaku metode pembelajaran secara on-line saja, namun penerapannya bisa secara off-line juga, seperti pembelajaran di kelas dengan menggunakan proyektor atau menonton film dvd guna mempelajari sesuatu mengenai beberapa kejadian aktual seperti kejadian bencana gempa, tsunami, dan sebagainya.

      Hapus
  8. syarat dari e-learning yang baik itu seperti apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walaupun sepertinya e-Learning diberikan hanya melalui perangkat komputer, e-Learning ternyata disiapkan, ditunjang, dikelola oleh tim yang terdiri dari para ahli di bidang masing-masing, yaitu:
      Subject Matter Expert (SME) atau nara sumber dari pelatihan yang disampaikan
      Instructional Designer (ID), bertugas untuk secara sistematis mendesain materi dari SME menjadi materi e-Learning dengan memasukkan unsur metode pengajaran agar materi menjadi lebih interaktif, lebih mudah dan lebih menarik untuk dipelajari
      Graphic Designer (GD), mengubah materi text menjadi bentuk grafis dengan gambar, warna, dan layout yang enak dipandang, efektif dan menarik untuk dipelajari
      Ahli bidang Learning Management System (LMS). Mengelola sistem di website yang mengatur lalu lintas interaksi antara instruktur dengan siswa, antarsiswa dengan siswa lainnya.

      Di sini, pembelajar bisa melihat modul-modul yang ditawarkan, bisa mengambil tugas-tugas dan test-test yang harus dikerjakan, serta melihat jadwal diskusi secara maya dengan instruktur, nara sumber lain, dan pembelajar lain. Melalui LMS ini, siswa juga bisa melihat nilai tugas dan test serta peringkatnya berdasarkan nilai (tugas ataupun test) yang diperoleh.

      Hapus
  9. apakah e-learning yang anda gunakan sudah bisa mencakup untuk semua perbedaan modalitas belajar? mohon jelaskan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. E-learning Pada Sekolah Mana Pun

      Metode e-learning bisa diterapkan pada sekolah mana pun, tidak dikhususkan pada sekolah tingkat tinggi saja seperti universitas, tetapi dimulai dari sekolah dasar pun juga sudah bisa memakai sistem pembelajaran ini. Karena jelas dirasakan manfaatnya dengan adanya e-learning untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Apa saja sih, manfaat e-learning? Mungkin, ada yang bertanya begitu. Manfaat yang akan dijabarkan, diambil contoh penerapan e-learning pada sekolah tingkat awal (sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah umum), antara lain:

      1. Dengan e-learning, pembelajaran lebih hemat dari segi waktu. Siswa tidak perlu lagi mencatat pelajaran yang dituliskan guru pada papan tulis seperti pada zaman dulu. Siswa dapat meng-copy pelajaran yang guru berikan melalui media flashdisk atau cd. Atau bisa juga guru mengirimkan email silabus materi pekanan yang dipelajari. Secara langsung, guru pun menjadi lebih ringan karena tidak perlu menuliskan materi pada papan tulis.

      2. Dengan e-learning, pembelajaran lebih hemat dari segi biaya. Siswa tidak lagi diharuskan mempunyai buku pelajaran, karena buku-buku pegangan itu bisa diperoleh dengan mengunggah buku sekolah elektronik yang ada. Jadi siswa pun tidak perlu membawa tas yang berat berisikan buku-buku pelajaran. Begitu juga, guru cukup membuka laptop atau netbooknya ketika mengajar di kelas.

      Hapus
  10. apakah dengan menggunakan elaearning ini guru dapat melakukan absensi atau melihat kehadiran siswa? jika bisa jelaskan bagaimana caranya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dengan e-learning, pembelajaran membuat siswa aktif. Siswa yang didampingi orangtua menjadi lebih aktif untuk mencari sendiri buku pelajaran yang dibutuhkan, mengerjakan tugas sekolah seperti kliping dengan bantuan internet.

      4. Dengan e-learning, pembelajaran menjadi menyenangkan. Siswa tidak lagi jenuh belajar di kelas dengan selalu duduk manis. Pembelajaran bisa juga diselingi dengan menonton film yang tetap dalam koridor atau tema belajar. Dengan menyeimbangkan antara otak kanan dan kiri, penerimaan materi pada siapa pun akan menjadi lebih mudah. Siswa senang dalam belajar, guru pun menjadi lebih mudah dalam mengajar.

      Ada manfaat, tentu ada pula kekurangan dari e-learning ini, yakni:
      1.Dengan e-learning, dibutuh dana khusus untuk pengadaan elektronik baik siswa dan guru pribadi, maupun juga sekolah.
      2.Dengan e-learning, diperlukan SDM guru yang mumpuni dalam hal teknologi.

      Hapus
  11. Keberhasilan e-learning ditunjang oleh adanya interaksi maksimal antara dosen dan mahasiswa, antara mahasiswa dengan berbagai fasilitas pendidikan, antara mahasiswa dengan mahasiswa lainnya, dan adanya pola pembelajaran aktif dalam interaksi tersebut. apakah elearning yang anda buat sudah memenuhi hal tersebut sehingga elearning yang anda gunakan dapat dikatakan berhasil?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada beberapa pengertian berkaitan dengan e-Learning sebagai berikut :
      Pembelajaran jarak jauh.

      E-Learning memungkinkan pembelajar untuk menimba ilmu tanpa harus secara fisik menghadiri kelas. Pembelajar bisa berada di Semarang, sementara “instruktur” dan pelajaran yang diikuti berada di tempat lain, di kota lain bahkan di negara lain. Interaksi bisa dijalankan secara on-line dan real-time ataupun secara off-line atau archieved.

      Pembelajar belajar dari komputer di kantor ataupun di rumah dengan memanfaatkan koneksi jaringan lokal ataupun jaringan Internet ataupun menggunakan media CD/DVD yang telah disiapkan. Materi belajar dikelola oleh sebuah pusat penyedia materi di kampus/universitas, atau perusahaan penyedia content tertentu. Pembelajar bisa mengatur sendiri waktu belajar, dan tempat dari mana ia mengakses pelajaran.
      Pembelajaran dengan perangkat komputer

      E-Learning disampaikan dengan memanfaatkan perangkat komputer. Pada umumnya perangkat dilengkapi perangkat multimedia, dengan cd drive dan koneksi Internet ataupun Intranet lokal. Dengan memiliki komputer yang terkoneksi dengan intranet ataupun Internet, pembelajar dapat berpartisipasi dalam e-Learning. Jumlah pembelajar yang bisa ikut berpartisipasi tidak dibatasi dengan kapasitas kelas. Materi pelajaran dapat diketengahkan dengan kualitas yang lebih standar dibandingkan kelas konvensional yang tergantung pada kondisi dari pengajar.
      Pembelajaran formal vs. informal

      Hapus
  12. Apakah e-learning ini efektif jika diterapkan dalam pembelajaran? Apakah informasi yang terdapat di e-learning ini siswa dapat memahami dengan baik? Mengapa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memasuki era teknologi, siapa pun harus bisa mengerti, menguasai, atau minimal mengenalnya. Sebaiknya seseorang tidak lagi menganut istilah gaptek (gagap teknologi) kalau tidak mau tertinggal, karena saat ini semua kegiatan manusia berkaitan dengan teknologi. Dunia pendidikan juga sedang menggeliat bergelut dengan teknologi dengan menerapkan metode e-learning pada sistem pengajarannya. Sistem pembelajaran elektronik atau e-pembelajaran (Inggris: Electronic learning disingkat E-learning) adalah cara baru dalam proses belajar mengajar. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan e-learning, metode pengajaran dan pembelajaran sekolah memanfaatkan teknologi melalui media elektronik seperti komputer, laptop, netbook, atau smartphone dengan jaringan internet atau lainnya. Hal ini melibatkan peran guru dan siswa, bahkan juga para orangtua siswa untuk aktif. Seperti contoh, sekolah tidak lagi mewajibkan membeli buku pelajaran sebagai buku pegangan untuk kegiatan belajar-mengajarnya.

      Hapus
  13. Mengapa Anda memilih e-learning tersebut apa perbedaannya dengan e-Learning lainnya seperti edmodo, edu20, dll

    BalasHapus
    Balasan
    1. E-Learning bisa mencakup pembelajaran secara formal maupun informal. E-Learning secara formal, misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-Learning dan pembelajar sendiri). Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawannya, atau pembelajaran jarak jauh yang dikelola oleh universitas dan perusahaan-perusahaan (biasanya perusahan konsultan) yang memang bergerak di bidang penyediaan jasa e-Learning untuk umum. E-Learning bisa juga dilakukan secara informal dengan interaksi yang lebih sederhana, misalnya melalui sarana mailing list, e-newsletter atau website pribadi, organisasi dan perusahaan yang ingin mensosialisasikan jasa, program, pengetahuan atau keterampilan tertentu pada masyarakat luas (biasanya tanpa memungut biaya).
      Pembelajaran yang ditunjang oleh para ahli di bidang masing-masing.

      Hapus
  14. apakah e-learning ini dapat digunakan untuk semua pembelajaran yang ada? seefektif apakah e-learning ini untuk proses pembelajaran kimia?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walaupun sepertinya e-Learning diberikan hanya melalui perangkat komputer, e-Learning ternyata disiapkan, ditunjang, dikelola oleh tim yang terdiri dari para ahli di bidang masing-masing, yaitu:
      Subject Matter Expert (SME) atau nara sumber dari pelatihan yang disampaikan
      Instructional Designer (ID), bertugas untuk secara sistematis mendesain materi dari SME menjadi materi e-Learning dengan memasukkan unsur metode pengajaran agar materi menjadi lebih interaktif, lebih mudah dan lebih menarik untuk dipelajari
      Graphic Designer (GD), mengubah materi text menjadi bentuk grafis dengan gambar, warna, dan layout yang enak dipandang, efektif dan menarik untuk dipelajari
      Ahli bidang Learning Management System (LMS). Mengelola sistem di website yang mengatur lalu lintas interaksi antara instruktur dengan siswa, antarsiswa dengan siswa lainnya.

      Di sini, pembelajar bisa melihat modul-modul yang ditawarkan, bisa mengambil tugas-tugas dan test-test yang harus dikerjakan, serta melihat jadwal diskusi secara maya dengan instruktur, nara sumber lain, dan pembelajar lain. Melalui LMS ini, siswa juga bisa melihat nilai tugas dan test serta peringkatnya berdasarkan nilai (tugas ataupun test) yang diperoleh.

      E-Learning tidak diberikan semata-mata oleh mesin, tetapi seperti juga pembelajaran secara konvensional di kelas, e-Learning ditunjang oleh para ahli di berbagai bidang terkait.
      E-learning is the interst metode
      E-learning adala suatu proses pembelajaran yang dilakukan di SMA 1 PARE,yang menggunakan basic komputer.Metode ini menjadi suatu ciri khas tersendiri, karena dengan metode in siswa dituntut mampu menguasai program-program komputer. Selain itu dengan adanya metode seperti ini,antar siswa dapat memberikan sutu pengajaran kepada teman lainnya dengan skill yang dimilikinya dengan perantara guru.

      Hapus
  15. bagaimana cara evaluasi dengn menggunakan e-learning ini ?

    BalasHapus